WARNING – INI PENYEBAB HANCURNYA RUMAH TANGGA

Jangan sampai kejadian ini terjadi kepada kalian ya bund, lebih baik kita cegah daripada mengobati. Karena kalau sudah kejadian, Bekas lukanya tidak akan pernah hilang.

Sebelumnya perkenalkan nama saya dinda umur saya 35 tahun sudah 12 tahun yang lalu saya menikah, kami berdua sama – sama bekerja untuk menopang kehidupan kami. Kami sudah dikaruniai 2 orang Putra yang berumur 6 dan 10 tahun. 

 

Sebelum kejadian itu keluarga saya harmonis semuanya baik-baik saja sampai dimana saya memperkenalkan suami dengan teman saya . Rina namanya dia sahabat terbaik saya pada waktu kuliah dulu.

Padahal Rina memliki wajah yang Biasa saja. Setelah perkenalan itu saya merasa ada yg hilang dari suami saya ungakapan cinta setiap pagi sudah tidak ada , senyuman manis setiap pagi pun sudah tidak nampak dan dia lebih cuek .

Sangat aneh memang ketika suami saya sikapnya jadi berubah saat itu saya tidak sadar terhadap sikapnya itu.

2 bulan berlalu suami saya terus seperti itu awalnya saya berfikir mungkin dia cape dan banyak pikiran di pekerjaannya, tapi kelamaan saya makin curiga karena dia tidak betah ada di rumah HPnya tidak boleh saya sentuh dan hal aneh lainnya yang tidak biasa dia lakukan.

Saat saya sedang melamun tiba-tiba HP saya berdering teman saya mengirim foto kepada saya dan betapa terkejutnya saya ketika melihat foto itu adalah foto suami saya dengan teman dekat saya Rina, pertanyaanku selama ini terjawab sudah Dia selingkuh dengan teman dekat saya hati saya hancur dan tumpahan air mata tidak bisa terbendung lagi saya menangis sejadinya jadinya

Ya Seketika Itu Saya Benar – Benar Hancur Ternyata Perubahan Sikap Suami saya itu dikarenakan ada orang ketiga.

Ternyata berita – berita yang beredar di sosmed atau media kejadian sama aku, Langsung yang jadi pertanyaan aku saat itu adalah, apakah aku harus melanjutkan pernikahan ini atau berpisah? bagaimana nasib anak2 aku nanti kalau kami sampai berpisah? walaupun saya bekerja dan memiliki penghasilan sendiri namun tetap saja anak2 butuh sosok seorang bapak, bagaimana perkembangannya kalau tidak ada sosok bapak disamping anak2. Benar – benar dilema yang luar biasa, untungnya saya adalah orang yg jarang sekali mendengarkan pendapat orang lain, karena banyak teman – temanku yang mendukung aku untuk berpisah dengan suamiku itu. “tenang aja kamu masih cantik”, “masih banyak loh yang suka sama kamu” ya begitulah komentar – komentar dari teman – temanku yang aku tanggapi dengan senyuman. 
Untuk kelanjutan kisahku klik lanjut dibawah ini